Naik Turun dalam Siklus Bisnis

Friday, February 7th 2014. | Marketing

Tahukah Anda, ternyata menjalankan bisnis itu ada seninya juga loh?! Untuk mencapai jalan sukses mengelola bisnis agar bisa terus tumbuh di saat persaingan ketat memerlukan seni agar bisa menjadi pemenang. Begitu juga ketika jatuh dihantam badai kemelut bisnis, juga ada seni bagaimana Anda dapat bangkit berdiri kembali meskipun terjatuh berulangkali. Karena di dalam hidup ini kita harus belajar, dan tidak ada kata Gagal! Orang yang merasa gagal adalah orangnya tidak mau belajar.

Karena pada dasarnya orang yang sukses itu adalah mereka yang pernah merasakan pahitnya kegagalan. Justru kegagalan itu merupakan pengalaman untuk mempelajari bagaimana kita dapat keluar dari kesulitan untuk meraih keberhasilan. Jadi kegagalan itu adalah sukses yang tertunda.

Dalam sebuah kisah yang lain, Winston Churchill, Perdana Menteri Inggris yang sangat terkenal itu pernah mengalami  tidak naik kelas, suatu ketika ia ditanya, “Tuan Winston , pengalaman apa yang di sekolah yang paling mempersiapkan Anda sehingga bisa membawa Inggris keluar dari masa-masa yang sulit?”. Winston Churchill mengatakan, “Ketika saya pernah menghabiskan waktu dua tahun di kelas yang sama di sekolah”.

“Apakah Anda gagal pada waktu itu?”. “Tidak.” dengan tegas Winston mengatakannya.

“Saya memiliki dua kali kesempatan untuk membuatnya menjadi benar.”

Contoh kisah lain, ketika Pendiri Fedex (Federal Express) pernah diberitahu bahwa ide bisnisnya sangat tidak masuk akal saat itu. Ia bahkan sempat diberi nilai merah (tidak lulus) oleh dosen di universitasnya. Tetapi siapa sangka? Kini ia justru berhasil mewujudkannya menjadi bisnis yang sangat spektakuler setelah 30 tahun kemudian. Ide Federal Express itu kini menjadi sebuah perusahaan ekspedisi ekspres yang besar di dunia.

Jangan Alergi

Karena itu persiapkan diri Anda, terutama jika Anda memiliki mimpi ingin menjadi seorang pengusaha, maka Anda harus mempersiapkan diri untuk melewati sebuah masa ‘naik turun, masa untung dan masa buntungnya sebuah perjalanan bisnis. Ketika Anda sangat sukses berbisnis, ingat itu bukan masa puncak bisnis Anda—justru sebaliknya jika Anda saat ini jatuh miskin dan bangkrut itu juga bukan akhir dari kehidupan Anda. Ini hanya sebuah siklus yang peluangnya sama besarnya: gagal atau sukses???.

Siklus bisnis tentunya memiliki irama naik turun. Oleh para pebisnis kawakan sering  menyebutnya sebagai siklus S. Siklus S ini menggambarkan keadaan: mula-mula seseorang pengusaha  mulai menjalankan bisnisnya, kemudian tumbuh, membesar tetapi pada masa tertentu akan menghadapi persaingan yang semakin keras, perubahan keinginan pelanggan dan pasar yang bergerak dan terus berubah hingga akhirnya jika pebisnis tidak memiliki inovasi dan kreatifitas yang membumi dan menjadi kekuatan bagi bisnisnya maka usahanya pelan-pelan akan menurun, semakin meluncur ke bawah hingga akhirnya tidak terdengar lagi.

Tetapi ada yang dapat mengantisipasi bisnis Anda dari kejatuhan tersebut sehingga bentuk siklus S nya menjadi dinamis yaitu ketika usaha Anda mulai meluncur jatuh, maka Anda harus segera menemukan kreatifitas baru sehingga usaha Anda bisa naik kembali dan berjaya kembali. Tapi ingat, itu bukan akhir dari pergerakan siklus S.

Jadi, tetap berhati-hati dan tetap berkreasi dalam bisnis. Sebab Anda pasti dapat membentuk siklus bisnis Anda sendiri. Anda bisa membentu k siklus bisnis Anda berbentuk siklus S pendek atau siklus S panjang. Tergantung bagaimana cara Anda mengelola usaha tersebut.

(Eni Setiati)

Related For Naik Turun dalam Siklus Bisnis