4 Cara Membuat Proposal Pengajuan Dana

Friday, February 7th 2014. | Mengembangkan Bisnis

Dalam dunia bisnis, ketika Anda membutuhkan dana, baik pada saat memulai usaha, maupun untuk pengembangan usaha, Anda harus membuat proposal pengajuan dana untuk usaha tersebut. Proposal ini dapat Anda gunakan untuk mengajukan dana ke pihak-pihak seperti bank, lembaga simpan pinjam maupun ke Dinas pemerintahan, jika Anda berniat mendirikan Usaha Kecil Menengah (UKM). Selain itu, proposal ini juga dapat dipakai untuk hal-hal lainnya dalam urusan bisnis, seperti permintaan kerjasama bisnis, kemitraan, waralaba, dan-lain-lain.

Agar proposal pengajuan dana yang diajukan dapat diterima oleh pihak pemberi pinjaman, maka dibutuhkan kiat-kiat khusus agar proposal tersebut dapat meyakinkan mereka. Berikut ini merupakan beberapa tips yang dapat menjadi masukan bagi Anda yang ingin membuat proposal bisnis.

1.      Keterangan Profil Usaha

Profil usaha harus dicantumkan secara lengkap dan benar di dalam proposal. Profil tersebut meliputi nama brand atau produk usaha, jenis usaha, alamat lengkap lokasi usaha, status kepemilikan, profil pemilik usaha, dan lain sebagainya. Informasi dari profil tersebut sangat penting diketahui sebagai data pertimbangan. Usaha yang status kepemilikannya tidak jelas akan sulit untuk mendapatkan kucuran dana. Begitu juga jenis usaha yang tidak jelas bergerak di bidang apa, mereka akan dipandang sulit mendapatkan konsumen.

2.      Estimasi Biaya

Poin terpenting pada saat mengajukan proposal dana adalah membuat estimasi kebutuhan biaya untuk usaha secara jelas.. Pihak-pihak yang memberikan kucuran dana perlu mengetahui untuk apa saja dana tersebut digunakan.

Untuk itu cantumkan secara mendetail besarnya dana usaha yang Anda butuhkan beserta penggunaannya. Hindari juga mencantumkan hal-hal yang tidak jelas tujuannya di dalam proposal, sebab pihak pemberi pinjama akan melihat Anda tidak serius dalam membuat konsep usaha. Unsur-unsur yang perlu dimasukan dalam estimasi biaya usaha tersebut di antaranya adalah :

a.      Pengeluaran

Biaya pengeluaran termasuk diantaranya adalah belanja alat-alat usaha, bahan baku, tempat usaha, proses produksi, biaya operasional, hingga promosi.

b.      Pemasukan

Catatan pemasukan berisi besarnya prediksi atau perhitungan omzet hingga keuntungan bersih yang didapatkan dalam kisaran waktu tertentu usaha berjalan.

c.       Cash flow usaha

Cashflow berisi selisih pemasukan dan pengeluaran yang terjadi selama usaha serta perhitungan berapa lama waktu yang dibutuhkan sebuah usaha akan mengalami balik modal.

 

3.      Klausul Pay back

Informasi ini sebetulnya dapat disertakan dalam estimasi usaha, namun kebanyakan orang sering melupakan bagian yang penting ini. Para pemberi pinjaman modal harus mengetahui bagaimana peminjam mengembalikan dana yang mereka pinjam. Oleh karena itu selain estimasi kebutuhan usaha, Anda juga harus menjelaskan secara detail di dalam proposal pengajuan, bagaimana cara Anda akan mengembalikan dana yang dipinjam tersebut.

Sama seperti membuat estimasi, buatlah perhitungan terhadap jalannya usaha Anda. Cantumkan berapa besar prediksi omzet yang mungkin Anda raih mulai setiap hari, minggu hingga bulannya. Kemudian tentukanlah berapa persen dari omzet tersebut akan digunakan untuk membayar cicilan. Dengan mengetahui informasi kemampuan pay back tersebut, maka pihak pemberi pinjaman juga akan lebih mudah memberikan pinjaman.

4.      Hal menarik tentang usaha Anda

Bagian ini harus disertakan dalam setiap proposal pengajuan dana. Usaha yang terlihat menarik tentu saja dipandang memiliki prospek pasar yang lebih baik. Di dalam proposal, Anda boleh mencantumkan hal-hal yang unik dan menarik tentang usaha Anda.

Sebutkan faktor apa yang menjadi keunggulan usaha Anda, seperti dari segi cita rasa, segmen pasar yang lebih banyak, garansi produk yang Anda berikan untuk konsumen, prospek pasar yang jelas, dan keunggulan lainnya sehingga pihak pemberi pinjaman tidak akan ragu untuk mengucurkan dana kepada Anda.

 

(Bayuaji Alviantoro)

Related For 4 Cara Membuat Proposal Pengajuan Dana